logo bpmlh

Peternakan

SUB SEKTOR PETERNAKAN

Sistem budidaya ternak di Kabupaten Sumbawa khususnya ternak Sapi, Kerbau dan Kuda lebih spesifik dibandingkan daerah lain, karena pola pemeliharaannya masih bersifat ekstensif tradisional di padang pengembangan  (LAR). Luas LAR di Kabupaten Sumbawa mencapai 26.77 6 Ha, yang terbesar pada 175 lokasi dan baru ditangani sebesar 6.288 Ha (23,26%). Selain padang pengembalaan yang luas, juga di dukung oleh potensi pakan yang cukup beragam serta populasi ternak yang besar.Pada prinsipnya kultur masyarakat sumbawa sangat mendukung pengembangan di sektor ini sebagaimana pada tahun 2006 dilakukan pencanangan kabupaten Sumbawa sebagai kabupaten Peternakan. Selain itu pengembangan peternakan rakyat juga di lakukan dengan cara pemanfaatan secara terpadu untuk pulau-pulau kecil di wilayah kabupaten sumbawa.Pulau kecil yang sudah di gunakan sebagai tempat pengembangan ternak adalah seperti Gili Rakit (Empang) dan pulau Ngali (Lape).

 

Kapasitas Produksi dan Populasi ternak ( Tahun 2007 ) sebagai berikut :

 

Biding Usaha

Potensi

Lahan Yang Masih Tersedia

Populasi

Volume/Lahan Tersedia

Pemanfaatan Lahan

1

2

3

4

5

SEKTOR PETERNAKAN

 

 

 

 

L A R

26.776 Ha

6.288 Ha

20.548 Ha

149.481 ekor

Peternakan

 

 

 

 

- Sapi

 

 

 

95.776 ekor

- Kerbau

 

 

 

63.659 ekor

- Kuda

 

 

 

34.062 ekor

- Sapi Hisar

 

 

 

1.290 ekor

Peluang investasi dan kemitraan usaha pada sector Peternakan Meliputi:

-        Usaha Penggemukan (Fattening). Di Kabupaten Sumbawa usaha penggemukan dapat dilakukan di pesisir utara bagian barat. Di wilayah ini budaya beeternak telah mengarah ke sistem intensif. Salah satu pola usaha penggemukan yang dapat ditempuh adalah dengan pola bagi hasil. Dimana pengusaha bertindak sebagai inti sedangkan peternak sebagai plasma.

-        Usaha Pembibitan (Breeding). Dapat dilakukan dengan cara pengembangan mini ranch, pemberdayaan kelmpok/sentra sapi bibit atau pengembangan usaha penggemukan plus pembibitan, (8-9 induk dan 1-2 jantan), komoditi usaha ternak sapi dan kerbau.

-        Pemanfaatan Pulau Kecil. Khusus investor yang berminat mengembangkan ternak dengan system padangan (Ranc) terbuka peluang untuk memanfaatkan lahan yang ada di pulau pulau kecil yang banyak tersebar di wilayah Kabupaten Sumbawa. Di samping memberikan keuntungan bagi semua pihak juga merupakan usaha pemanfaatan lahan tidur.

-        Industri Pengolahan Hasil. Selama ini ternak  asal Kabupaten Sumbawa dipasarkan ke daerah tujuan dalam keadaan hidup. Sebenarnya terbuka peluang usaha misalnya industri pengalengan daging sapi bali sumbawa yang pasarnya bukan saja untuk tujuan domistk tetapi merupakan komoditi menarik untuk di eksport.

-        Grading Up Kuda Lokal. Dengan berkembangnya kegiatan olah raga berkuda baik di tingkat lokal maupun nasional maka kebutuhan kuda bermutu menjadi meningkat. Usaha seleksi mengawinkan ternak kuda unggul dengan betina lokal diharapkan salah satu usaha penghasil kuda bermutu dan usaha ini mempunyai prospek baik ke depan.

-        Penangkaran Ternak Ekslusif. Permintaan kerbau belang untuk pesta keagamaan dan kuda anjing untuk kesenangan pribadi dari waktu ke waktu cenderung meningkat. Sampai saat ini belum ada usaha penangkaran yang dilakukan sehingga untuk memenuhi permintaan kerbau belang dan kuda anjing yang ada di masyarakat jumlahnya sangat sedikit. Begitu juga penangkaran terhadap ternak rusa belum dilakukan kendati permintaan produk asal ternak rusa cukup tinggi.

-        Pengembangan Perungasan. Usaha bidang Perungasan di Kabupaten Sumbawa belum banyak di usahakan secara komersial, masih terbatas pada usaha peternakan rakyat yang dikirikan oleh skala usaha yang masih relative kecil dan teknologi yang diterapkan masih sederhana. Sementara untuk memenuhi kebutuhan dalam daerah sebagian besar masih didatangkan dari luar, baik untuk kebutuhan telur maupun daging (ayam potong). Oleh karena itu usaha ini sangat prospektif bila dikembangkan di kabupaten sumbawa. Dan akan lebih baik lagi bila didukung dengan pembangunan industri/pabrik pakan ternak.

-        Pembangunan Pabrik Pakan. Untuk mensubsitusi kebutuhan pakan ternak unggas dan ikan. Yang selama ini didatangkan dari pulau jawa. Sedangkan ketersediaan bahan baku sangat memadai karena potensi lahan pengembangan bahan pakan cukup luas.

 
Berita Terkini

Rabu, 09 June 2010, 07 : 18
Presiden RI Kembali Menganugerahkan Adipura Untuk Kabupaten Sumbawa
Presiden RI – Susilo Bambang Yudhoyono, kembali menganugerahkan trophy Adipura bagi Kabupaten Sumbawa, bersama 86 kabupaten/kota se-Indonesia lainnya di Istana Negara sekitar pukul 10.00 Wib, Selasa... selengkapnya

Senin, 22 March 2010, 10 : 35
Indonesia Berpotensi Tarik Investasi Tujuh Kali Lipat
Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Gita Wirjawan mengatakan, Indonesia berpotensi menarik investasi tujuh kali lipat dari saat ini yang hanya 0,17 persen... selengkapnya

Senin, 15 March 2010, 05 : 05
PEMANFAATAN LAHAN RUMPUT LAUT DI NTB MINIM
(Berita Daerah - Nusa Tenggara Barat) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Nusa Tenggara Barat (NTB) menilai pemanfaatan potensi lahan rumput laut di daerah itu masih... selengkapnya

Copyright © 2009.Badan Penanaman Modal dan Lingkungan Hidup Kabupaten Sumbawa. All rights reserved. Developed by Citraweb Nusa Infomedia.